Temples, tea, bamboo — the cultural heart.





Foto: Fushimi Inari Taisha — Ray in Manila via Flickr, CC BY 2.0 · Kinkaku-ji — YANSANSEI via FIND/47, CC BY 4.0 · Arashiyama Bamboo Grove — 775 via FIND/47, CC BY 4.0 · Kurama-dera — cristinabe via Flickr, CC BY 2.0 · Ohara — T-KIMURA via FIND/47, CC BY 4.0
Pilihan terbaik
Pilihan terbaik
Wajib dicobaKaiseki (Kyo-kaiseki)
Masakan berkelas tinggi multi-hidangan Kyoto yang berkembang dari upacara teh; dianggap puncak fine dining Jepang, menekankan kesegaran, presentasi, dan keseimbangan rasa.
Wajib dicobaNishin soba (herring soba)
Ikan teri kering yang dimasak manis-gurih di atas soba hangat; dikatakan telah diciptakan pada 1882 di Matsuba dekat Teater Minamiza, dan menjadi makanan pokok Kyoto sejak saat itu.
Rahasia lokalSaba-zushi (pressed mackerel sushi)
Klasik Kyoto yang terkurung daratan lahir dari 'Saba Kaido' (Jalan Makerel): makerel yang diawetkan dengan garam dan cuka ditekan di atas nasi dan dibungkus kombu. Ditemukan di restoran-restoran lama.
Kyoto sekilas

Sebelah
Tautan bertanda PR adalah tautan afiliasi: jika Anda memesan melalui tautan tersebut kami mungkin mendapatkan komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda. Foto: Fushimi Inari Taisha — Dimitry B via Flickr, CC BY 2.0 · Fushimi Inari Taisha — Ray in Manila via Flickr, CC BY 2.0 · Kinkaku-ji — YANSANSEI via FIND/47, CC BY 4.0 · Arashiyama Bamboo Grove — 775 via FIND/47, CC BY 4.0 · Kurama-dera — cristinabe via Flickr, CC BY 2.0 · Ohara — T-KIMURA via FIND/47, CC BY 4.0 · Fushimi Inari Taisha — ElleFlorio via Flickr, CC BY-SA 2.0 · Kinkaku-ji — Mustang Joe via Flickr, CC CC0 1.0 · Arashiyama Bamboo Grove — rikky_photography via FIND/47, CC BY 4.0 · Kaiseki — Saké Puppets via Flickr, CC BY 2.0 · Nishin soba — nakashi via Flickr, CC BY-SA 2.0 · Saba-zushi — エコ殿様 via Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0. Map: Geolonia (MIT).
